9 Mar 2013

Ketika Cinta Dalam Diam..


” Untukmu yang terlanjur mencintaiku, simpanlah cinta itu dalam hatimu, tak perlu kau umbar dengan kata-kata mesra atau perhatianmu sebelum aku halal bagimu.
Biarkan rasa itu tersimpan rapi dalam doa yang selalu kau pinta, kembalikan cinta kepa Yang Maha Mencinta, jaga ia tetap dalam kesuciannya.
Sabarlah dalam doamu, sungguh0-sungguhlah dalam usahamu & tawakallah dalam penantianmu, kelak akan kau temukan jawaban,,, untuk siapa aku dan kamu tercipta”

Yap inilah probelamatika yang lai jadi "trendingtopik" remaja sama cinta itu emang lekat banget..
Masa masa galau , masa resah , masa semuannya deh campur aduk jadi satu..

Pacaran? boleh kok asal kalo uda nikah , soalnya lebih aman..
ibarat hape nih  kalo antum semua beli hape kagak mungkin kan di pake dulu , bisannya ya di beli dulu baru dipakai..

Analogi yang positif aja kalo kita mau ngapa ngapain kan enak kalo udah nikah..

lantas gimana remaja?? masa masih sekolah mau langsung nikah????
Secara analitik kesiapan emosional belum siapkan..

Solusi yan cocok namanya CDD ...
apaan ccd?? apaan??

**********************

CDD "CINTA DALAM DIAM" 

yap.. kalo kita ada rasa suka sama lawan jenis itu fitrah..tapi ya nga sampai berduaan memadu kasih gitu,,
simpen aja dalam hati antum/na semua jadikan itu sebagai hiasan doa di setiap tahajud kita..

kalo begitu insyaallah lebih indah..
ane bisa ngomong gini soalnya ane udah ngalamin yang bukan CDD,
kan bakal ada rasa kecewa karna kita di beri harapan palsu

kalo misalnya kita CDD kita ngga ngrasain cemburu , ngrasain kecewa , nrasain galau..
kan enak tuh,, jadi ya gitu..

Kalo jodoh mah ga kemana , yang pentingg sekarang kita perjuangkan agama Allah untuk bekal pribadi yang lebih baik...

intinya kalo misalnnya para remaja udah kena virus galau.
obatnnya perbanyak puasa sunnah , perbannyak membaca al quran , rajin sedekah, 

Itu sih yang bisa ane bagikan semoga bermanfaat :)

Salam blogger..

Selayang Rindu..

Dimalam sunyi ku bersimpuh pada-MU..Mengharapkan sejuk cinta yang ku damba..derai air mata menyirami jiwa..Cahaya iman membahana..

Senandung itu selalu terbayang dalam benak ,seakan tak mau lekang dengan jarak dan waktu,
Menerima segala sesuatu yang kita miliki saat ini adalah hal terindah , syukur ternikmat dalam hidup.

Berharap berlebihan pada makhluk mungkin akan menghadirkan kesenangan atau mungkin menghadirkan kekecewaan..

Sang maha makhluk sang maha penciptalah zat yang senantiasa diharapkan..
Setiap sujud senantiasalah ingat kesalahan kita dan segera memohon ampun pada yang kuasa..

Tetaplah berjuang dijalan Allah kawan..
Tetaplah istiqomah di jalan Allah..

Pengorbanan akan indah pada waktunnya :D

8 Mar 2013

Sebait Kekagumanku


Malam semakin meredup.....
Seakan semburat fajar tak mau menepi....
Menemukanmu adalah tetesan embun yang jatuh dalam lubuk hati..
Mendapatimu adalah anugrah pelita cahaya gulita..

Berdiri disampingmu adalah penghargaan yang mulia...
Menjadi pendampingmu adalahimpian semua orang..

Kau berdiri ditengah gelombang kehidupan..
Kau menepi ditengah tergerusnya modern jaman...
Hiasan dzikir menghiasi setiap lisanmu...
Hiasan takbir menaungi kekagumanmu..

Bagaikan mawar yang tegar..
Ditengan padang rumput berpasir..

Terjaga segala amal...
Terlampir bagai nurani..
Bidaari pun iri..
Semakin gelap kutatap langit...
Semakin indah kian dalam diamku..

Wanita Sholehah :)
Jagalah Izzahmu,,

Seuntai surat dari hati

sumber: google.com

Sehari setelah kejadian itu aku semakin merasa ada hal yang janggal tentang   kelakuanku. Mungkin ini peringatan supaya aku tak ulangi kesalahan itu, memang aku hanya sekedar banyak bicara tapi untuk urusan yang satu ini sulit untuk mengungkapkannya.Semakin tak bertepi tapi ya beginilah alur waktu terus megalir sederas air ombak yang terus menerpa karang yang kian rapuh.
Tak pernah megira seakan butiran jagung lepas satu persatu. Terkias dalam kalimat indah yang membodohi diriku. Menghabiskan banyak waktu, mementingkan sms dihapeku, sangat jauh dari harapan.
Lebih tak mengira aku merasa sebagai pisang tertusuk batu, sulit untuk menancap tapimenghancurkan perlahan.
Mulai diam , melihat , memahami semua tingkah laku berbeda untuk hidari jatuhnya diri ini. Semakin dalam kian rasa iri itu makin tak terpungkiri. Semakin jauh hati bertindak lalai dalam penyesalan.
Sampai pada akhirnya kau temukan jalan kau telaah jalanmu tapi tak sesuai dengan realita yang kau jalani. Hanya membuang waktu.
Untungnya aku sempat belajar dari pesan yang terakhir kau kirim sebelum hari itu. Pesan dimana sangat mengambang tak menentu. Saat itu seperti tak ada satu kisah lagi untukku..
Belajar memahami arti kesabaran, belajar menjalani pengorbanan, belajar bangkit untuk masa depan. Dan tuntaslah semua ratapanku yang tersimpan rapi dalan renungan kalbu merah itu.
Semenjak itu aku tak berharap apapun.. Aku tau tak lepas daya apa aku berkuasa sesuatu..
Keegoisanku mungkin..? Kelalaianku Mungkin..?
Atau teguran dari sang maha segalanya untuk diriku,,,
Atau pribadimu terlalu baik untuk jiwaku yang tak bagus..
Biarlah pikiran itu hanya tertulis …
Walau kadan terasa agak menyesakkan dada tapi yakin , YAKIN …!!!
Allahuma iyya kana’budu wa iyya kanasta’in..
Engkau telah menentukan jalanmu dan Kisah ini berakhir dalam jalan yang telah di tentukan
Semoga ibrah selalu kita ambil dalam setiap kejadian yang dialami,,
Memulai dari awal dengan jalan yang benar.. Insya Allah hatimu terbuka untuk dia..


1 Feb 2013

Cerita ini penuh arti..



Tiada kata berulah gundah...
Tiada suara dengan nada salah..
Tiada berita berbai arah..

Sejenak hati semakin resah..
Karena masalah yang tak susah..
Mengurung diam dalam takdir..
Salah hati benar tak berarti...

Hidup terbagi di dua hati..
Saling serang tiada arti..
Banyak dusta serta ankara...
Panas hati bangga setenah mati..

Seolah tak melihat apa yang terjadi..
Tak mencari apa yan berarti..
Tiba tiba pergi lalu bermesra diri..

Apa ini balas dendam?
Pandananmu menggambarkan sesuatu..
Engkau masih inin bersamaku..
Tapi ragamu menolak untuk itu..

Kian hari makin menjadi..
sampai aku tak tau lagi..
berjuta kisah yang telah terkubur mati...

Berkata lelah tak ada buih..
kau hanya permainkan  permainan..
menjalankan tuas sebagai wanita normal..

Pernahkah engkau sejenak melihat?
melihat apa yang kau perbuat..
bagai arti tak ber iba..
datang saat ada kemelut ..
pergi dengan sejuta terpaut...

Harimu sungu indah denannya..
sampai aku pun tak sanggup menahannya..
aku manusia , bukan siapa siapa..

Sampai detik ini kesabaran selalu menemaniku..
bertahan ditenah pesakitan yang telah kau berikan padaku..
keyakinankulah yang menuatkan aku sampai hari ini..
yakin akan ada seorang yang hidup dalam lingkaran ini..

Lingkaran kecil.. melingkar dijariku??
tak sangkakah??
ikatan tanda sebuah keseriusan..

Dari awal aku menyadari ada yang salah...
kau berubah arah..


Disamping kalian aku hanya bisa berdoa semoga kelak kalian dipersatukan dalam sebuah ikatan suci yang bukan sekedar cincin mainan..
Dan akupun akan mendapatkan yang sepantasnya untuk aku dapatkan..